Potensi diri
adalah kemampuan , kekuatan, baik yang
belum terwujud maupun yang telah terwujud, yang ada dalam diri seseorang,
tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal.
Berdasarkan pengertian di atas potensi merupakan daya
yang dimiliki oleh setiap manusia. Hanya saja, daya itu belum terwujud atau
belum dimanfaatkan secara maksimal. Potensi diri sangat berhubungan erat dengan
cipta, rasa, dan karsa yang dimiliki seseorang.
Macam-macam potensi diri:
Potensi yang ada pada diri sendiri dapat dikatakan
sebagai bakat yang terpendam. Potensi yang kita miliki biasanya dapat kita
kenali dengan cara melihat apa yang kita sukai. Ada bermacam-macam potensi
dalam diri seseorang, antara lain:
a. Potensi fisik (psychomotoric) Potensi fisik adalah
potensi yang berhubungan dengan kemampuan gerak seseorang. Potensi fisik dapat
dipergunakan untuk melakukan gerakan-gerakan misalnya berolahraga dan untuk
berbagai kepentingan pemenuhan kebutuhan hidup. Setiap potensi fisik yang
dimiliki manusia mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Misalnya: kaki untuk
berjalan, mulut untuk berbicara, telinga untuk mendengar dan lain sebagainya.
b. Potensi mental intelektual (intellectual quotient)
adalah potensi kecerdasan yang ada dalam otak manusia. Potensi ini berfungsi
untuk menganalisis, merencanakan, menghitung dan lain sebagainya.
c. Potensi emosional (emotional quotient), adalah potensi
kecerdasan yang ada pada otak manusia (otak belahan kanan). Potensi berfungsi
untuk mengendalikan marah, bertanggung jawab, motivasi, kesadaran diri dan lain
sebagainya.
d. Potensi mental spiritual (spiritual quotient), adalah
potensi kecerdasan dalam diri sendiri yang berhubungan dengan kearifan di luar
jiwa sadar (bukan hanya mengetahui nilai tetapi menemukan nilai. Spiritual
quotient dapat terbentuk melalui pendidikan agama formal.
e. Potensi Ketahanmalangan (adversity quotient), adalah
potensi kesadaran manusia yang bersumberkan pada bagian dalam diri manusia yang
berhubungan dengan keuletan, ketangguhan dan daya juang. Adversity quotient
(AQ) adalah faktor spesifik sukses (prestasi) seseorang karena mampu merespon
berbagai kesulitan. Melalui AQ manusia mampu mengubah suatu rintangan sebagai penghalang
menjadi peluang.
Cara Mengenali Potensi Diri
Kita dapat mengenali potensi yang ada pada diri kita
dengan dua factor. Yang pertama adalah factor intern dan yang kedua adalah factor
ekstern. Bagaiamana cara mengenali potensi diri-sendiri dari factor intern ? Berikut
beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengenali potensi diri dari factor intern
kita:
1.
Memiliki informasi yang lengkap tentang diri
kita sendiri.
2.
Mengenali dan mengetahui apa yang kita sukai,
karena potensi dan bakat yang kita miliki adalah sesuatu yang kita sukai.
3.
Memahami kemampuan atau kelebihan-kelebihan yang
kita miliki,
Faktor ekstern atau faktor yang berasal dari luar diri
kita sendiri:
Cara mengenali potensi diri dilihat dari faktor ekstern
dapat dicapai dengan hal-hal sebagai berikut :
1.
Kita perlu menguji coba kemampuan diri kita
dengan mengikuti perlombaan-perlombaan yang ada di sekitar kita,
2.
Menguji atau mengukur kemampuan dan bakat kita
kepada para ahli yang berkompeten dalam bidangnya.
Cara Mengembangkan potensi diri
Jika kita sudah bahwa setiap orang mempunyai potensi dan
kemampuan yang terpendam dalam diri, selanjutnya adalah kita harus berupaya
mengembangkannya agar potensi dan kemampuan diri kita dapat berkembang secara
maksimal. Ada beberapa hal yang musti kita lakukan untuk mengembangkan potensi
diri adalah:
1.
Berkerja keras untuk mengembangkan potensi
secara obyektif dan realistis.
2.
Jika kita sudah mengenali bakat dan kemampuan
kita maka Sering-sering latihan untuk mengembangkan potensi diri
3.
Berikap obyektif atau realistis dengan kemampuan
yang kita miliki, artinya kita jangan melebih-lebihkan atau mengurangi apa yang
telah menjadi kenyataan tentang apa yang kita miliki.
4.
Bersikap dan berlaku jujur
5.
Bersikap proportional dengan kemampuan yang kita
miliki