Tenis merupakan olahraga permainan untuk semua kalangan,
baik untuk anak-anak, orang dewasa, bahkan orang tua. Permainn tenis berasal
dari Yunani. Pada abad pertengahan, tenis sangat terkenal di Negara Perancis
dan Inggris yang dikenal sebagai permainan para raja atau bangsawan. Untuk
raketnya terbuat dari kayu dan jarring untuk netnya hanya terbuat dari tali
saja.
Pada Tahun 1900 seorang berkebangsaan Amerika bernama Davis,
menghadiahkan piala untuk diperebutkan bagi pemain-pemain tenis dari Inggris
dan Amerika. Dari pertandingan antara kedua Negara itu kemudian berkembang
menjadi kejuaraan yang pesertanya dari seluruh dunia untuk memperebutkan piala
Davis.
Permainan tenis masuk ke Indonesia dimulai pada awal abad
ke-20. Permainan tenis masuk ke Indonesia dibawa oleh bangsa Belanda. Namun
demikian perkembangannya tidak begitu cepat seperti di Negara-negara eropa.
Pada tanggal 26 Desember 1935, di kota Semarang dibentuklah Persatuan Lawn Tenis Indonesia atau
disingkat PELTI. Lahirnya PELTI tidak dapat dipisahkan dengan keberhasilan
putra putri Indonesia yang dapat mengalahkan pemain-pemain bangsa Belanda yang
pada waktu itu sebagai bangsa penjajah.
Kejuaraan permainan tenis pertama kali diadakan di kota
Malang jawa timur. Pada waktu itu tunggal putra dijuarai oleh Samboejo Hoerip,
dan juara dua diraih oleh soemadi Hoerip. Keduanya adalah kakak dan adik.
