Senam irama merupakan senam yang dilakukan dengan menyatukan rasa seni rasa keindahan atau untuk membina dan meningkatkan seni gerak. Pada prinsipnya senam irama dengan senam biasa tidak ada bedanya, hanya saja pada senam irama ditambahkan musik atau ritme. Tekanan yang harus diberikan pada senam irama adalah; irama, kelentukan tubuh, dan kontinuitas garakan.
Senam irama adalah khusus untuk putri, di Indonesia perkembangannya tidak sebesar senam artistik yang untuk putra dan putri. Senam irama di Indonesia berkembang setelah tahun 1984. Adapun wadah senam untuk tingkat nasional adalah PERSANI dan untuk internasional adalah FIG (federation international de Gymnastique)
Menurut perkembangannya senam irama ada 3 aliran, yaitu:
1. Senam irama yang berasal dari sandiwara
Senam yang berasal dari sandiwara dipelopori oleh Delsartes. Senam irama ini mengutamakan penyampaian suatu rangkaian ceritera dengan gerak yang diiringi oleh musik
2. Senam irama yang berasal dari seni musik
Dipelopori oleh Jacques Dalcrose. Senam irama yang berasal dari musik menuangkan pesan yang terdapat dalam lagu yang berbentuk gerakan.
3. Senam irama yang berasal dari seni tari
Senam ini dipelopori oleh Rudolf Van Laban. Senam irama yang berasal dari seni tari mengutamakan keindahan gerak dan keserasian antara gerakan dengan irama dalam bentuk gerakan yang dituangkan berbentuk ceritera.
