Apakah Varises Itu?
Varises adalah pembesaran pembuluh darah yang disebabkan
karena Katup lemah atau rusak dalam vena pembuluh darah. Pembuluh darah yang mengalami varises biasanya terlihat
menonjol, sehingga kurang enak untuk dipandang karena terdapat benjolan. Tanda
tanda varises adalah Vena yang berwarna ungu atau biru gelap, Vena yang
terlihat tidak beraturan dan menonjol; biasanya seperti tali pada kaki. Rasa
sakit akibat varises biasanya terjadi :
1.
Rasa sakit atau berat di kaki
2.
Perih, berdenyut, otot kram dan pembengkakan di
kaki bagian bawah Anda
3.
Rasa sakit yang memburuk setelah duduk atau
berdiri dalam waktu yang lama
4.
Gatal-gatal di sekitar satu atau lebih dari vena
Anda
5.
Luka pada kulit di pergelangan kaki Anda, yang
dapat berarti bahwa Anda memiliki bentuk yang serius dari penyakit pembuluh
darah yang membutuhkan perawatan medis.
Penyebab Varises pada Kaki
1.
Memakai sepatu hak tinggi. Hak sepatu yang
terlalu tinggi membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh
darah, menjadi tidak maksimal.
2.
Faktor keturunan. Varises biasanya terjadi saat
dewasa akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan. Varises yang
terjadi di usia muda, kemungkinan besar disebabkan faktor keturunan.
3.
Kehamilan. Meningkatnya hormon progesteron dan
bertambahnya berat badan saat hamil yang kaki semakin terbebani, akibatnya
aliran darah dari kaki, tungkai, pangkal paha dan perut bagian bawah pun
terhambat.
4.
Terlalu banyak berdiri. Berdiri terlalu lama
membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh
vena dalam mengalirkan darah. Bila profesi Anda mengharuskan banyak berdiri,
usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis (diam), tapi tetap bergerak.
Misalnya dengan berjalan di tempat, agar otot tungkai dapat terus bekerja
memompa darah ke jantung.
5.
Kurang gerak. Gaya hidup perkotaan yang kurang
gerak, menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah
secara maksimal.
6.
Merokok. Kandungan zat berbahaya dalam rokok
membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan, sehingga dinding
pembuluh tidak elastis lagi.
7.
Kolesterol tinggi. Kedua jenis penyakit ini
berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, kelainan pembuluh darah dan
kegemukan yang memicu terjadinya varises.
Olahraga Pencegah
Varises
Penyakit varises dapat dicegah dan diobati melalui
aktivitas berolahraga. Olahraga yang teratur bisa membuat setiap kontraksi otot
pantat, paha, dan tungkai. Berolahraga dapat
membantu darah di vena mengalir
kembali dengan lancer. Olahraga yang
dapat mencegah dan mengobati varises antara lain:
1.
Latihan banyak berjalan. Berjalan adalah cara
yang bagus untuk mendorong sirkulasi darah di kaki Anda.
2.
Bersepeda, menaiki tangga, berenang, berjalan,
dan senam.
3.
Angkat Kaki. Terutama saat anda akan tidur atau istirahat malam. Letakkan
kaki dengan posisi lebih tinggi dari badan kita.
4.
Setelah berolahraga jangan duduk dengan posisi
kaki menekuk
Kebiasaan yang perlu dihindari untuk mencegah varises:
1.
Kurangi Berdiri terlalu Lama. Aktivitas berdiri
atau duduk terlalu lama dapat menyebabkan varises, usahakan anda melakukan
selingan atau waktu yang seimbang dengan melakukan hal-hal yang lain selain
berdiri yang lama.
2.
Duduk yang benar. Jauhilah duduk yang mentekuk
kaki atau melipat kaki anda, tapi sering-seringlah untuk meluruskan kaki anda.
3.
Hindari sepatu hak tinggi. Sepatu bertumit
rendah baik untuk otot betis yang lebih untuk pembuluh darah Anda. Jangan
memakai pakaian ketat di pinggang, kaki atau pangkal paha.
4.
Jangan duduk dengan kaki disilangkan. Beberapa
dokter percaya posisi ini dapat meningkatkan masalah sirkulasi.