Pelanggaran Travelling dalam permainan bola basket adalah pelanggaran
karena seorang pemain membawa bola lebih dari dua langkah tanpa mendribble. Seorang
pemain membawa bola basket dengan cara berjalan tanpa
mendribble. Ketika seorang pemainan memegang bola basket dia tidak bola
berpindah ke tempat yang lain dengan cara melangkahkan kaki. Boleh memegang
bola tapi hanya boleh melakukan geraka-gerkan pivot saja.
Ketika seorang pemain bola basket menangkap bola, segera perhatikan
kaki porosnya, jika ia menggerakkan kaki kanan untuk berputar maka yang jadi
porosnya adalah kaki kiri. Sebaliknya jika yang digunakan untuk bergerak dan
berputar adalah kaki kiri maka porosnya adalah kaki kanan. Jadi untuk
mengidentifikasi apakah ada pelanggaran travelling atau tidak cukup melihat
satu kaki yang dijadikan sebagai porosnya. Jika pemain mengambil poros kaki ini
sebelum melepaskan bola basket untuk menggiring bola, maka dia telah melakukan
pelanggaran Travelling.
Pada drive ke keranjang, ketika seorang pemain menggiring
bola dan kemudian memegang bola dengan kedua tangan, ia diizinkan 2 langkah
sebelum melepaskan tembakan atau shooting. Menghitung langkah-langkahnya: 1-2
boleh; 1-2 - 3 tidak. Jika Anda mendapatkan 3 dan pemain ofensif masih memegang
bola, maka pemain tersebut sudah melakukan pelanggaran travelling.
Dalam pertandingan bola basket para pemain selalu
bergerak dengan cepat, sehingga sulit di identifikasi apakah seorang pemain
melakukan pelanggaran travelling atau tidak. Ini membutuhkan kecermatan dari
para wasit di permainan bola basket.