Apakah kelincahan itu?
Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah
gerakan tubuhnya dengan cepat tanpa kehilangan keseimbangan. Seseorang yang
mampu mengubah satu posisi ke posisi yang lainnya dengan kecepatan tinggi dan
gerakannya itu terkoordinasi dengan baik, berarti orang itu mempunyai
kelincahan yang baik.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kelincahan seseorang
adalah:
1.
Kecepatan reaksi dan kecepatan gerak yang baik.
2.
Kemampuan tubuh dalam mengatur keseimbangan.
3.
Kelentukan sendi-sendi tubuh.
4.
Kemampuan menghentikan gerakan tubuh dengan
cepat
Adapun menurut Dangsina Moeloek dan Arjadino Tjokro (1984
: 8-9) faktor-faktor yang mempengaruhi kelincahan adalah :
1. Tipe tubuh
Seperti telah dijelaskan dalam pengertian kelincahan
bahwa gerakan-gerakan kelincahan menuntut terjadinya pengurangan dan pemacuan
tubuh secara bergantian. Dimana momentum sama dengan massa dikalikan kecepatan.
Dihubungkan dengan tipe tubuh, maka orang yang tergolong mesomorfi dan
mesoektomorfi lebih tangkas dari sektomorf dan endomorf.
2. Usia
Kelincahan anak meningkat sampai kira-kira usia 12 tahun
(memasuki
pertumbuhan cepat). Selama periode tersebut (3 tahun)
kelincahan tidak meningkat, bahkan menurun. Setelah masa pertumbuhan berlalu,
kelincahan meningkat lagi secara mantap sampai anak mencapai maturitas dan
setelah itu menurun kembali.
3. Jenis kelamin
Anak laki-laki menunjukkan kelincahan sedikit lebih baik
dari pada anak
wanita sebelum mencapai usia pubertas. Setelah pubertas
perbedaan tampak lebih mencolok.
4. Berat badan
Berat badan yang berlebihan secara langsung mengurangi
kelincahan.
5. Kelelahan
Kelelahan mengurangi ketangkasan terutama karena
menurunnya koordinasi. Sehubungan dengan hal itu penting untuk memelihara daya
tahan kardiovaskuler dan otot agar kelelahan tidak mudah timbul.
Kelincahan merupakan hal yang sangat penting bagi
seseorang terutama bagi atlet olahraga seperti olahraga bela diri, sepak bola,
tenis meja, dan lain-lain. Bagi pemain sepak bola, kelincahan adalah satu hal
yang mutlak diperlukan.Karena seorang pemain sepak bola harus mampu membawa
atau menggiring bola dengan lincah agar tidak dapat direbut oleh lawan. Hal ini
dapat dilakukan jika seorang pemberhenti secara mendadak ketika sedang berlari
Pemain sepak bola itu memiliki kelincahan yang bagus sehingga dapat berhenti
secara mendadak tanpa kehilangan keseimbangan.
Latihan kelincahan dapat diberikan mulai anak sejak dini,
misalnya berusia 3 – 13 tahun. Hal ini
sesuai M. Sajoto (1988 : 55) bahwa anak berusia 3 – 13 tahun, menunjukkan
peningkatan tiap tahunnya, dengan catatan anak laki-laki memperbaiki waktunya
dengan rata-rata 0,5 detik tiap tahunnya.